Sabtu, 07 Maret 2015

Cara Alami Menjaraki Kehamilan (KB Alami)

Beberapa tahun silam pasti nggak asing ya dengan istilah Keluarga Berencana atau KB, tapi akhir ini seolah hilang tak berbekas. Ntah sudah tidak dicanangkan lagi atau orang-orang diatas sudah sesak dengan urusan polemik politik yang selah gak abis-abis. Hmmm, biarlah. Padahal ini program bagus sekali untuk menekan pertumbuhan penduduk agar gak overload kayak China.


Biasanya kalau sudah terjadi baru kebingungan sampai Cara Alami Menjaraki Kehamilan di ubek-ubek sendiri sama
masyarakat tanpa adanya pendampingan dari pihak terkait. Terlebih jika terlanjur lempeng kebanyakan bingung dengan berbagai program penanggulangan atau pembatasan bahkan sampai bingung menyediakan lapangan pekerjaan dan lain-lain. Ya akibat overload penduduk tadi.
Daripada sibuk sendiri mikirin pemerintah yang sepertinya lupa akan program penting ini, ada baiknya anda belajar bagaimana sebenernya Cara Alami Menjaraki Kehamilan (KB Alami) dengan benar.

Ya, sebenarnya tanpa perlu berbagai alat kontrasepsi seperti yang sering anda tau, bisa juga menggunakan bahan alami. Yang tujuannya adalah sama yaitu memberi jarak antara kehamilan satu dengan berikutnya. Program KB alami ini sebenarnya sudah digunakan oleh nenek moyang kita. Hanya saja kebanyakan kaum muda enggan membuka kembali kitab lama atau bahkan tidak mau menerima saran, masukan dari orang tua, eyang, dimana mereka dulu juga menggunakannya dan berhasil.

Berhubung sekarang zaman gadget, apa-apa diinfokan akhirnya banyak yang menganggap program KB saat ini yang dicanangkan Keluarga Berencana Indonesia adlah satu-satunya cara untuk pasangan menjaraki kehamilan untuk mempunyai anak kedua. 

Kalau program KB saat ini menekankan pada dua anak cukup, putera-puteri sama saja, maka pada Cara Alami Menjaraki Kehamilan (KB Alami) ini semua tergantung anda. Maksudnya jika memang anda menginginkan dua anak saja, bisa. Atau menginginkan lebih dari dua anak, namun dengan menjaraki usia sang anak agar tepat sesuai keinginan anda juga bisa. 

Caranya adalah murni menggunakan bahan-bahan alami atau Obat Tradisional alam. Seperti apa, berikut adalah bahan serta tips pembuatannya;

Bahan-bahan yang digunakan;
-->
  • akar kurma 10 g
  • bambu uceng 5 g
  • gula merah 5 g

Cara pembuatan;
Semua bahan obat tradisional diatas ditumbuk, ditambah air, kemudian direbus selama kurang lebih 30 menit. Air rebusan tersebut kemudian disaring. Nah, air saringan ini diminum setiap akhir masa haid sebanyak setengah gelas.

Minumnya hanya sebulan sekali aja. Setiap minum setengah gelas.
-->

WARNING!!!
Bagi wanita yang sedang hamil kurang dari 3 bulan, ramuan rsep tradisional ini bisa mengakibatkan abortus/keguguran

Cara Alami Menjaraki Kehamilan ini adalah warisan nenek moyang. Maka patut kita lestarikan. Bukan menjelekkan alat kontrasepsi dari medis, namun ini sebagai jalur alternatif. S'moga bermanfaat


Ditulis Oleh : Wahyudi Online // 04.20
Kategori:

4 komentar:

  1. Tentu ini menjadi pilihan yang perlu disebarluaskan bagi wanita yang tidak cocok dengan Program KB Pemerintah.

    Sebenarnya ane baru denger tuh istilah "Bambu Uceng", emang itu jenis tanaman obat tradisional seperti bambu apa? perlu penjelasan nih:)

    BalasHapus
  2. maaf baru balas... lama admin ada kesibukan di luar. Bambu uceng tepatnya, untuk lebih gamblang, bisa lihat di google image ya gambarnya. gampang kok nyarinya, di sekitar kita banyak

    BalasHapus
  3. itu daun bambu uceng ato bambu ucengnya

    BalasHapus

Terima kasih telah memberikan komentar di blog ini ;-)